Saturday, April 8, 2017

Undangan 22.04.2017

Habis Gelap Terbitlah Terang

R.A. Kartini...
Kau ibu yang mewakili jamanmu....
Hidupmu, pikiranmu dan perjuanganmu adalah laterne kaumku..
Entah apa nasib kaumku ini tanpa karya mu.
Dapatkan kita seharga, se derajad dan se hak dengan kaum Allah lain nya???
Aku tak pintar berhandai-handai...Aku hanya tahu Kau Pahlawanku..


Ibu-Ibu dan Saudari2x, teman teman sekalian, Mari kita bersama-sama mengenang karya-karya dan perjuangan R.A Kartini, bersama PERMIF e.V. , dengan Informasi detail seperti dibawah ini:



  n.b. Pendaftaran peserta Bazaar sudah dibuka. Tempat terbatas! Daftarkan segera!

Kami juga mengundang kaum Bapak-bapak dan Saudara-saudara untuk ikut berkumpul bersama kami dicara ini.

Trimakasih sudah menyempatkan membaca Situs kami!!!!

Permif e.V.

Monday, February 27, 2017

Pemilihan Pengurus Permif e.V. Periode 2017-2019

Pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 telah dilakukan pemilihan pengurus Permif e.V. periode 2017-2019 yang dihadiri oleh perwakilan KJRI Frankfurt, anggota resmi Permif e.V. serta warga masyarakat umum.

Setelah mendengarkan sambutan dari Ketua I Permif e.V. periode 2015-2017, sambutan dari perwakilan KJRI Frankfurt, laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2015-2017 serta laporan keuangan periode 2015-2017, proses pencalonan dan pemilihan dilaksanakan.

Laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2015-2017 dapat diunduh di link berikut ini:
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Permif e.V. Periode 2015-2017

Setelah menerima pencalonan 3 calon pengurus Permif periode 2017-2019, dilakukan pembagian, pengisian serta pengumpulan surat suara. Hasil penghitungan suara adalah sebagai berikut:

Lina Forschner - 18 suara
Ni Ketut Suastiti - 8 suara
Fanny Tjoa - 7 suara

Total jumlah suara - 33 suara

Kami ucapkan selamat bertugas pada Vorstand/Pengurus Permif eV. periode 2017-2019.

Dr. Willy Wirantaprawira, Etty Prihantini Theresia, Cut Nur Afni, Fanny Tjoa, Ni Ketut Suastiti, Rainer Louhanapessy (Konsul Bid.Pensosbud KJRI Frankfurt), Roselien Rehfeldt, Hamzah Hasyim

Tuesday, February 16, 2016

Reminder: Acara Perdana Nonton Bareng bersama Permif - Habibie & Ainun, 17 Februari 2016

Jangan lupa, mari kita hadiri acara nonton bareng bersama Permif dengan film Habibie & Ainun, yang akan diadakan pada hari Rabu, 17 Februari 2016, pukul 18.00 - selesai di Ruang Serbaguna KJRI Frankfurt, Zeppelinallee 23, 60325 Frankfurt am Main.

Mari kita manfaatkan acara ini untuk secara santai dan sederhana menikmati kebersamaan kita, sembari menonton film yang menarik ini.

Monday, February 15, 2016

Peluncuran Kursus Tari Tradisional - Periode I

Pembukaan Kursus Tari Tradisional Indonesia (Photo courtesy of KJRI Frankfurt)
Seperti sudah diumumkan pada bulan Desember 2015, KJRI Frankfurt bekerjasama dengan Permif e.V. mengadakan pelatihan Tari Tradisional Indonesia, yang pada periode kali ini diawali dengan Tari Pendet dari Bali.

Minat masyarakat pada kursus tari ini nampak pada jumlah pendaftar yang melebihi target, serta antuasiasme peserta yang hadir pada latihan pertama yang diadakan pada hari Sabtu, 16 Januari 2016.

Kelas Anak dan Remaja, 16/01/2016 (Photo courtesy of E.Theresia)
Kelas Dewasa, 16/01/2016 (Photo courtesy of D. Serby)


Program Kursus Tari Tradisional ini dibuka dengan resmi oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ibu Wahyu Hersetiati, pada hari Sabtu, 23 Januari 2016, yang dihadiri oleh perwakilan berbagai kelompok budaya yang aktif di wilayah Frankfurt dan sekitarnya.

Konsul Jenderal RI di Frankfurt bersama Pengurus Permif e.V. dan Tokoh Komunitas Bali (Photo courtesy of KJRI Frankfurt)
Peserta Kursus beserta Tamu Undangan (Photo courtesy of KJRI Frankfurt)

Kelas Anak dan Remaja, 23/02/2016 (Photo courtesy of KJRI Frankfurt)


Kelas Dewasa, 23/01/2016 (Photo courtesy of KJRI Frankfurt)

Perayaan Tahun Baru Bersama 2016

Pada tanggal 9 Januari 2016, Permif e.V. bersama masyarakat Indonesia di Frankfurt dan sekitarnya merayakan Tahun Baru 2016 di Gemeindehaus, Katolische Gemende Mutter-vom-guten-Rat di Frankfurt-Niederrad.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan ini dibuka oleh Pdt. Audry Tulaar, yang dilanjutkan dengan Doa Bersama yang dipimpin oleh perwakilan berbagai Organisasi Keagamaan di Frankfurt dan sekitarnya.
Doa Bersama dipimpin oleh Perwakilan berbagai Organisasi (Photo courtesy of Isidorus Ndoi)

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ibu Wahyu Hersetiati (Photo courtesy of Isidorus Ndoi)
 Sambutan dari Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ibu Wahyu Hersetiati, membuka acara ramah tamah dan hiburan yang dimeriahkan oleh berbagai persembahan kesenian lintas generasi, di antaranya Band dari PPI Frada, kelompok Paduan Suara Lansia, kelompok Angklung MKIF, serta persembahan tari Cenderawasih dan tari Saman.

Tari Cenderawasih, Ketut Suastiti (Photo courtesy of Bernd Schönewakd)
Tari Saman (Photo courtesy of Bernd Schönewald)

Tim Angklung MKIF (Photo courtesy of Isidorus Ndoi)
Acara ini dimeriahkan juga dengan Bazar Kuliner yang mempersembahkan berbagai makanan khas Indonesia, mulai dari lupis ketan, onde-onde sampai nasi campur khas Bali.

Konsul Jenderal RI beserta Suami menikmati acara di antara para tamu undangan (Photo courtesy of Isidorus Ndoi)


Sekitar 200 tamu undangan turut memeriahkan acara perayaan Tahun Baru 2016 (Photo courtesy of Isidorus Ndoi)

Wednesday, December 9, 2015

Pembukaan pendaftaran peserta Kursus Tari Pendet







Dalam rangka melestarikan budaya tari nasional Indonesia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt bekerjasama dengan Persatuan Masyarakat Indonesia Frankfurt (PERMIF) bermaksud mengadakan pelatihan tari secara regular mulai tahun 2016 di kantor KJRI Frankfurt.Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan tari-tarian nasional Indonesia baik kepada masyarakat Indonesia maupun kepada masyarakat Jerman di wilayah Frankfurt.  Dalam kaitan tersebut, program tarian pertama merupakan Tari Pendet dari Bali yang akan dilaksanakan selama 15 kali pertemuan, dan direncanakan juga akan diadakan pelatihan tarian tradisional Indonesia lainnya.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat memperdalam dan melestarikan tarian tradisional Indonesia sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia, yang selanjutnya dapat memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Jerman. Selain itu, melalui partisipasi masyarakat Jerman pada kursus tari ini diharapkan dapat menjadi salah satu media utama untuk memperkenalkan dan memperdalam kebudayaan Indonesia, dimana dalam hal ini tidak hanya terbatas pada gerakan tarian tradisional, merupakan filosofi dari tarian tradisional yang akan diajarkan.

Besar harapan kami agar masyarakat Indonesia, khususnya para orang tua yang memiliki anak, untuk dapat menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan dan memperdalam seni budaya Indonesia melalui tarian tradisional Indonesia.
Flyer dan Formulir pendaftaran bisa diakses dari link berikut ini: